Selasa, 24 Desember 2013.

Hari ini saya memiliki agenda untuk bertemu dengan admin IT POLDA SUMUT dan segera melakukan assessment jaringan internet di SPN POLDA.  Dan saat itu pun tiba, saya bertemu dengan Pak Simanjuntak selaku admin IT POLDA. Segera kami berangkat menuju kelas PJJ SPN POLDA SUMUT. Suasana kelas yang belum teratur dan kondisi meja-kursi yang belum ada, masih terlihat di dalamnya. Tetapi itu tidak menghalangi saya untuk langsung bekerja. Di dalam ruangan kelas ternyata sudah terpasang sebuah modem wifi speedy dengan bandwidth Up to 2Mbps. Dan koneksi ini hanya akan dipakai untuk satu kelas saja. Ada perasaan lega setelah saya melakukan cross cek.

Akan tetapi muncul sebuah masalah baru, ternyata modem yang sudah terpasang 1 minggu lebih itu, terkena sambaran petir , karena lupa dimatikan dan dicabut kabel teleponnya mengingat saat itu sedang musim hujan. Setelah berkoordinasi dengan Pak Simanjuntak, akhirnya permasalahan tersebut kami bawakan kepada pihak yang berwenang yakni Pak Kabid IT POLDA. Akhirnya atas perintah beliau, modem tersebut akhirnya diganti dengan kapasitas bandwidth yang sama. Sesuai dengan Instruksi Pak Yudha dan Pak Edi dari PTIK, bandwidth yang dibutuhkan untuk pemakaian aplikasi web conference adalah 1Mb. Jadi, di Sumatera Utara sudah melebihi kapasitas bandwidth yang diperlukan.

Akan tetapi, lambatnya respon dan kurangnya koordinasi dengan pihak TELKOM, modem tersebut sampai 2 minggu tidak diganti-ganti. Akhirnya selama dalam pengujian Web Conference saya menggunakan modem GSM bantuan dari ICITAP. Dan syukurnya setelah dilakukan pengujian di speedtest.net kecepatan download modem tersebut sampai di angka 2,56 Mbps. Jadi masih bisa bernafas lega dengan bandwidth yang dimiliki oleh kartu provider modem tersebut.

speed test - modem huawei